ads ads ads ads

Senin, 14 Maret 2011

KOPLING

Salah satu bagian penting dari sebuah unit mesin: Kopling
Komponent ini berfungsi untuk ;
· Men-transmit torsi (meneruskan tenaga mekanis) dari driver ke driven dengan cara menghubungkan kedua atau lebih poros mesin, misal dari motor-listrik ke pompa

· Motor dan Pompa merupakan dua mesin yang terpisah, perubahan gerakan se-waktu2 bearing/fondasi atau pemuaian dapat menyebabkan misalignment, maka kopling harus mampu memberikan

toleransi terbatas adanya misalignment poros kedua mesin tsb.

· Fluid coupling Sebagai alat untuk “soft starting” pada alat2 mesin kapasitas besar : conveyor, pompa/kompresor kapasitar besar

Syarat kopling
Secara umum kopling harus mempunyai sifat2 :
· Ada toleransi / batasan parallel & angular misalignment
· Mampu memindahkan tenaga mekanis / perputaran
· Dirancang pelumasan tidak hilang meskipun dalam kondisi misalignment
· Mudah dipasang, mudah di perbaiki, mudah dibongkar
· Dapat menerima gaya goncangan dan getaran
· Meminimkan beban bearing meski misalignment
· Dapat bergerak axial, meski misalignment, tidak meneruskan beban ke thrust bearing.
· Tetap fit di shaft tanpa merusak shaft
· Bisa menahan suhu lingkungan atau gesekan kopling
· Bisa beroperasi dalam kondisi misalignment sewaktu star
· Menunjukan peringatan kerusakan dan proteksi overload
· Menghasilakan beban unbalance seminimal mungkin
· Mempunyai efek minimalpada perubahan sistem critical speed.

Menurut system lubrikasi kopling dibagi menjadi :
· Kopling yang memerlukan pelumasan
· Kopling yang tidak memerlukan pelumasan

Menurut sifat2nya kopilng ini digolongkan :
1. Kopling fleksibel
2. Kopling Fluid
3. Kopling Clutch
4. kopling universal.
5. Kopling rigid.

1.Kopling Fleksibel
Adalah sebuah kopling yang menghubungkan kedua atau lebih poros mesin yang dikonstruksi sedemikian rupa sehingga mempunyai fleksibilitas mampu memberikan kompensasi (meski sangat terbatas ) pada masalah gerak radial dan axial, atau misalignment dari mesin2 yang dihubungkan. Dalam masalah mesin2 rotasi misalignment tidak mungkin dapat dihilangkan sama sekali. Kopling ini juga dapat mereduce beban shock dan vibrasi dari satu mesin ke yang lain. Kopling fleksibel merupakan jenis yang paling banyak dipakai, maka pembahasan akan lebih banyak pada jenis ini.
Dua kategori : mekanical flexing dan material flexing.

Kopling flexible:
· Kopling flexible grid
· Kopling gear
· Kopling rantai
· Kopling disc-plate
· Kopling diaphrahma
· Kopling elastomer

Gambar Jenis2 kopling al:

Gear koplGRID KOPL

Kopling flexible gear Kopling Flexible grid

Fleksibel grid yaitu jenis mekanis yang memerlukan pelumasan, terdiri dari dua bagian utama : gear dan grid untuk mendapatkan fleksibitas. Kopling jenis ini mampu dipakai untuk mesin2 dengan kapasitas kecil s/d sedang dan putaran rendah s/d sedang .
· Gambar:14 Fleksibel gear yaitu jenis mekanis yang memerlukan pelumasan, terdiri dari dua bagian utama : gear dan gear untuk mendapatkan fleksibitas. Kopling jenis ini mampu dipakai untuk mesin2 dengan kapasitas kecil s/d sangat besar dengan putaran rendah s/d tinggi
Disc kopl

Fleksibel disc termasuk kopling mekanis yang tidak memerlukan pelumasan, terdiri dari bagian gear. Fleksibilitas diperoleh dari melenturkan plat-metal atau diafragma atau plat disc. Jenis ini sangat banyak dipakai pada mesin2 kecil maupun sangat besar, karena mudah/murah perawatannya (maintenance free )
· Kopling rantai gambar 16 sifat dan perawatannya sama dengan kopling gear, dan perlu pelumasan

Chain kopl
Kopling flexible rantai

Fleksibel elastomer,

Jenis kopling ini fleksibilitas terjadi dari meregangkan dan menekan suatu material yang lentur ( misal; elastomer, karet, plastik, atau sintetis lain).
Keuntungan nya bahwa kopling ini tidak perlu pelumasan sehingga ongkos pemeliharaan sangat murah. Sedang kekurangannya bahwa kopling ini tidak dipakai untuk mesin2 besar.

Insert kopl

.2. Kopling Fluid.
Fluid kopl

Fluid Copling termasuk fleksibel. Selain bersifat fleksibel juga dapat menghasilkan start awal yang lembut pada mesin2 seperti conveyor (alat transport batubara, semen, bijih besi, tambang mas/perak/tembaga dll) agar ban berjalan tidak cepat putus. Caranya dengan meredam putaran motor didalam kopling dan meneruskan ke puley ban( conveyor belt) secara perlahan dan bertahap sampai dengan mencapai putaran penuh. Hal ini di maksudkan juga agar arus awal motor tidak besar sekali yang dapat merusakan motor winding dan menghidari moment puntir pada poros yang besar sekali.
Saat start beban kejut besar sekali dan arus listriknya mencapai 6 kali arus nominal, tetapi dengan kopling ini beban dapat diperlembut dan arus listrik start dapat diperkecil.

Cluth
Kopling Flexible bentuk below/balon.
seperti gambar dibawah ini, termasuk klas flexible yang tidak memerlukan ketelian tinggi, tetapi hanya untuk putaran rendah

Kopling Clutch
Termasuk klas kopling fleksibel yang memakai prinsip sentrifugal atau pneumatic, dipakai untuk penggerak awal misal seperti: Gas Turbin.
Gas turbin secara prinsip pada satu rotor terdiri dari sisi sudu axial kompresor dan sisi berikutnya adalah sudu turbin. Sisi turbin tidak dapat berfungsi sebelum ada pembakaran di ruang kombusi, sedang sisi kompresor kalau tidak di putar tidak dapat menghasilkan udara untuk pembakaran.
Maka rotor tsb harus diputar oleh mesin penggerak awal, sehingga kompresor menghasilkan udara, kemudian terjadi pembakaran di ruang kombusi, seterusnya menggerakan sudu turbin maka bekerjalan turbin. Putaran turbin makin bertambah dan pada putaran tertentu ” maka kopling clutch akan melepaskan gandengannya dengan rotor turbin tsb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar